Jumat, 19 Desember 2008

Petani Ekspor Salak Pondoh ke China


Eksportir Minta 20 Ton Setiap Kirim
Senin, 10 November 2008 11:18 WIB
Oleh Idha Saraswati
Sleman, KOMPAS - Sejumlah kelompok petani salak di Kabupaten Sleman mulai mengekspor salak pondoh ke China. Ekspor salak pondoh itu diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani salak.
Sejak dimulainya musim panen raya salak pondoh Oktober lalu, sejumlah kelompok petani salak itu sudah mengekspor salak pondoh sebanyak tujuh kali. Setiap kali ekspor, mereka mengirimkan sekitar dua ton salak pondoh.
Menurut Surya Agung, Ketua Asosiasi Petani dan Pedagang Salak Indomerapi, eksportir salak di Jakarta meminta mereka mengirim salak sebanyak dua kali dalam satu minggu. "Setiap pengiriman mereka minta dua ton salak pondoh. Besok (Senin) ini adalah pengiriman yang ke delapan kali," tuturnya, Minggu (9/11), di Sleman.
Eksportir salak sebenarnya meminta petani menyediakan sedikitnya 20 ton salak setiap kali pengiriman. Namun, kuota itu belum bisa dipenuhi para petani karena panen raya baru saja dimulai.
Surya mengatakan, saat ini ada empat kelompok petani yang terdaftar sebagai pemasok salak pondoh ke China. Untuk memenuhi kuota yang diminta eksportir, jumlah kelompok tani yang dilibatkan harus ditambah. "Sekarang sudah ada 17 kelompok tani yang mau bergabung. Kalau produksi salak pondoh sudah banyak, eksportir siap menerima karena permintaan salak di China memang cukup tinggi, terutama pada waktu perayaan Imlek kemarin," ucap Surya.
Produksi
Di Kabupaten Sleman, setidaknya ada sekitar 2.000 hektar lahan salak pondoh yang dikelola petani. Dalam setahun, total produksi salak pondoh bisa mencapai 1.500 ton. Saat ini, harga salak pondoh di pasar lokal berkisar Rp 5.000-Rp 6.000 per kilogram, jauh menurun dari harga September lalu yang bisa mencapai Rp 15.000 per kilogram. Sedangkan harga salak pondoh yang diekspor berkisar antara Rp 7.000- Rp 8.000 per kilogram.
Menurut Surya, pada saat panen raya, selisih harga jual antara pasar lokal dan ekspor itu sudah cukup menguntungkan petani. Meski begitu, ia berharap harga jual salak ekspor bisa lebih tinggi.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman CC Ambarwati mengatakan, ekspor salak seharusnya bisa mendongkrak harga. Apalagi, proses budidaya salak pondoh yang diekspor itu berbeda dengan salak di pasaran. Tim dari China sudah dua kali datang ke kebun petani dan menyatakan salak tersebut layak masuk ke China.
Dengan alasan itu, ujar Ambar, pihak eksportir harusnya membeli salak petani dengan harga yang lebih tinggi. "Kalau harga di pasar Rp 8.000 per kilogram, salak pondoh dari petani harusnya dibeli di atas Rp 10.000. Dengan begitu, kesejahteraan petani bisa meningkat," ucapnya.

KELOMPOK P3A KEMBANG JUARA NASIONAL

Pengurus P3A Kelompok Tirto Mulyo Kembang Wonokerto,Turi Dipilih Langsung
Pemilihan secara tunjukan dan acungan biasanya hasilnya tidak akan maksimal dan banyak sekali kelemahannya. Dia berharap bahwa dengan dibentuknya pengurus secara pilihan ini akan membuat kepengurusan ini lebih eksis lagi dan mereka-mereka yang terpilih kan sudah punya pengalaman dibidangya masing-masing. Kepengurusan ini untuk memilih kepengurusan periode 2009 sampai dengan 2011 atau masa bakti selama tiga tahun.Pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2008 bertempat di Gedung P3A Dusun Kembang, Wonokerto Turi Sleman telah berlangsung acara yang benar-benar langka di bidang organisasi Perkumpulan Petani Pemakai Air ( P3A ) di Dusun Kembang tersebut. Dalam pemilihan tersebut dihadiri oleh calon pengurus dan calon pemilih serta dihadiri oleh BAPPEDA, Dinas P3BA, serta tokoh masyarakat dan Kepala Desa setempat. P3A Dusun Kembang ini merupakan P3A yang mampu meraih penghargaan dari menteri Pekerjaan Umum sebagai pemenang P3A terbaik aspek pembiayaan / keuangan dalam lomba Perkumpulan Petani Pemakai Air dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air ( GP3A) / induk P3A tingkat nasional tahun 2008 yang dilaksanakan pada Bulan Juli 2008. Dalam kesempatan tersebut Kepala Seksi Bina Manfaat Bidang Pengairan Dinas P3 BA Kabupaten Sleman. Ir Adi Muritno,SPI mengatakan agar pemilihan pengurus ini dapat dilakukan secara demokrasi dan apapun hasilnya kalau sudah terpilih secara demokrasi semuanya saling menghormati dan harus dihormati, sehingga tidak menimbulkan masalah dalam organisasi tersebut. Mengingat Organisasi ini sudah mencapai prestasi yang membanggakan yaitu Juara tingkat Propinsi untuk tahun 2008 dan tingkat Nasional aspek keuangan. Untuk itu diharapkan untuk kedepannya bukan hanya mengurusi masalah air saja agar lebih memokuskan kedepan memaksimalkan Badan Hukum yaitu dengan membuka jejaring misalnya ke Pusri, mini market, atau membuka jejaring dengan usaha-usaha lainya sehingga disamping memaksimalkan penghasilan para kelompok dan menambah wawasan kedepan. Bila kita tidak pandai-pandai menggunakan Badan Hukum kapan lagi kita mau maju dan mensejahterakan anggota?. Dia juga berpesan bahwa siapapun menjadi pengurus harus mempunyai kriteria 3 R yaitu Bener, Kober dan Pinter. Selanjutnya pemilihan pengurus yang dilakukan dengan cara melingkari nomor yang telah disediakan nama - nama calon anggota tersebut, para pemilih diwajibkan melingkari 5 nomor dan nama yang mereka pilih sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing. Dan pemilihan ini benar-benar unik dan baru pertama kali ini di Kabupaten Sleman dalam mengadakan pemilihan pengurus P3A diadakan secara demokrasi. Selama ini pemilihan pengurus P3A biasanya hanya secara tunjukan saja. Hal ini menggambarkan bahwa di Dusun yang begitu jauh dari keramaian kota pun justru sangat menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Pada kesempatan tersebut ketua kelompok Tirto Mulyo Sariyo Admodjo menyatakan bahwa pemilihan secara tunjukan dan acungan biasanya hasilnya tidak akan maksimal dan banyak sekali kelemahannya. Dia berharap bahwa dengan dibentuknya pengurus secara pilihan ini akan membuat kepengurusan ini lebih eksis lagi dan mereka-mereka yang terpilih kan sudah punya pengalaman dibidangya masing-masing. Kepengurusan ini untuk memilih kepengurusan periode 2009 sampai dengan 2011 atau masa bakti selama tiga tahun. Dalam pelaksanaan Pemilihan tersebut semua panitia pemilihan mengenakan pakaian jawa Mataraman Komplit sehingga pemilihan tersebut berkesan anggun dan sakral. Pemilihan kepengurusan tersebut berjalan lancar dan hikmat yang dihadiri tidak kurang dari 75 peserta dan setiap peserta mewakili 10 orang. Untuk itu Ketua kelompok Tirto Mulyo berharap lebih lanjut agar pemilihan semacam ini merupakan penggugah semangat bagi kelompok-kelompok P3A yang lainnya di Kabupaten Sleman. Untuk itu ia berharap agar semua warga Wonokerto untuk bersama-sama harus berani memulai hal-hal yang baik demi kemakmuran dan kemajuan masyarakat kita bersama khusunya warga Wonokerta dan Kabupaten Sleman pada umumnya. Berdasarkan data yang ada di Dinas P3BA di Kabupaten Sleman ini terdapat 442 P3A dan ada 2.069 buah Daerah Irigasi. * * *

Sabtu, 08 November 2008

CHRISTO JUARA MALAYSIA F1

Kuala Lumpur, 8 Nopember 2008 - Christopher RUNGKAT yang berpasangan dengan pemain dari Amerika Serikat Nathan THOMPSON, berhasil menjadi Juara nomor Ganda Malaysia Futures 1.Kemarin mereka mengalahkan unggulan pertama IM, Kyu Tae (KOR) / Martin SLANAR (AUT) dengan score 1-6, 6-3, 10-7.
Hari ini mereka bermain di babak final, dan berhasil mengalahkan unggulan ke 3 Siarhei BETAU / Andrei KARACHENIA (Belarusia) dengan score 6-3, 6-4.Set Pertama Rungkat / Thompson mengawali set dengan ketinggalan 1-2, namun mereka dapat mengejar hingga kedudukan 5-2, dan berakhir dengan 6-3Set kedua kembali mereka tertinggal dengan 0-3, namun mereka dapat lagi mengejar ketertinggalan mereka hingga memimpin 5-3. set kedua itu mereka selesaikan dengan score 6-4Hari ini sign-in untuk Malaysia F2 USD 15.000 sudah dibuka. Pertandingan akan dilaksanakan digelanggang Tenis Kelana Jaya Selangor. Mereka akan memulai pertandingan esok harinya. Demikian dilaporkan langsung oleh Riyat Andrizar dari Kualalumpur Malaysia.

Rabu, 08 Oktober 2008

SEMANGAT MUDIK, MOTOR KU PACU 602 KM

Hari raya Idul Fitri memang hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam tak ketinggalan saya sebagai umat Muslim. Sudah menjadi kebiasaan umat muslim Indonesia bahwa Hari Raya Idul Fitri akan sangat berkesan bila dirayakan bersama keluarga, khususnya dikampung halaman bagi orang seperti saya yang merantau mengadu nasib di Jakarta.
Telah 15 tahun saya merantau di Jakarta dan baru 1 kali berlebaran atau merayakan Idul Fitri di Jakarta. Saat itu kala selesai menunaikan sholat I'ed dan bersilaturahmi dengan tetangga sekitar, hati ingin sekali menangis jauh dari Saudara dan tidak bisa merayakan hari yang fitri yang selalu ditunggu oleh umat muslim. Memang waktu itu keadaan yang tidak memungkinkan saya berlebaran di kampung halaman di suatu kampung kecil di pinggiran Jogjakarta. Anak saya baru berusia 3 bulan dan keadaan ekonomi tidak memungkinkan untuk memaksakan mudik ke kampung.
Lebaran tahun 2008 kali ini ( 1429 H) saya ingin mencoba tantangan/pengalaman baru. Setelah 2 tahun terakhir saya di ajak oleh temen saya untuk mudik naik motor yang menurut saya mengandung resiko kecelakaan cukup tinggi, kali ini saya memberanikan diri dan bulatkan tekad untuk mencoba pengalaman baru ini dalam hidup saya. Dengan tanpa sepengetahuan oleh keluarga baik dari keluarga saya maupun keluarga istri, (dan hanya diketahui oleh adik ipar saya) saya memutuskan mudik pake motor.
Segala persiapan telah saya lakukan mulai dari persiapan box yang akan ditaruh dimotor hingga hal-hal lain yang menyangkut persiapan kondisi motor dan pendukung lainnya dengan cara-sembunyi-sembunyi.
Hari itu sabtu, 27 September 2008 saya mulai berkemas dan akan berangkat. Tepat jam 20.50 saya siap berangkat dan dirasa seluruh perbekalan sudah cukup dan saya mulai starter motor saya untuk menghampiri dan bertemu didekat rumah sahabat saya yang sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri. Naas betul, tak disangka dan dinyana saat saya berhenti untuk menunggu sahabat saya tersebut, ban belakan motor saya terasa kempes. Saat itu juga pikiran kalut dan tak karuan memikirkan segala hal-hal yang negatif. Sahabat saya pun ketika saya beritahukan bahwa ban saya kena paku langsung terdiam. Dengan tanpa pikir panjang, kebetulan 10 meter dari lokasi ada tukang tambal ban dan saya minta untuk diganti ban dalamnya dengan yang baru.
Sambil menunggui tak lama kemudian temen saya datang dan motor siap dipakai, dan saya mulai berfikir positif mending cilaka sekarang daripada nanti pas jauh ditengah perjalanan.
Dengan semangat saya berangkat dan tak lupa berdo'a akan diperjalanan nanti tidak menemui hambatan dan selamat sampai tempat tujuan.
Peristirahatan pertama saya dikota Karawang, berhenti kurang lebih 30 menit untuk minum dan sambil ngobrolin perjalanan yang masih panjang. Disitu saya juga terpana melihat jutaan motor yang lewat tidak putus-putusnya melewati jalanan dan hendak mudik.
Kemacetan mulai ketika masuk wilayah Cikampek dan kembali lancar begitu masuk wilayah Subang. Masuk wilayah Indramayu atau tepatnya di Sukra seperti telah direncanakan sebelumnya untuk beristirahat. Disitu rasa capek bercampur kantuk mulai terasa. Kami memutuskan untuk sekalian makan saur, sehingga disitu kami beristirahat kurang lebih 2 jam.
Perjalanan kami teruskan untuk selanjutnya berhenti lagi di wilayah Indramayu paling ujung timur untuk melakukan sholat Shubuh. Disitu beristirahat kurang lebih 1 jam, namun walaupun mata terasa sangat kantuk namun tidak dapat tidur.
Perjalanan akhirnya kami teruskan lagi, dan kemacetan mulai terjadi ketika memasuki wilayah Cirebon atau tepatnya hingga memasuki pintu tol kanci. Usai itu jalanan mulai lancar dan kami berhenti lagi sejenak di Cirebon. Dari Cirebon kira-kira pukul 08.30 perjalanan kami lanjutkan untuk masuk ke wilayah Losari dan kemudian Brebes. Sepanjang perjalan dari Losari dan Brebes sepanjang jalan macet dan hanya bisa berjalan merayap. Hal tersebut membutuhkan kesabaran saya yang sepanjang perjalanan selalu membaca dzikir agar diselamatkan.
Di Brebes tenaga sudah mulai terkuras oleh macetnya jalanan dan perut sudah tidak bisa diajak kompromi setelah sebelumnya berniat tetap puasa namun mengingat beratnya perjalanan akhirnya puasa kami batalkan. Di brebes (Tanjung) kemacetan belum juga cair dan masih berjalan merayat dan kami kembali menepikan motor untuk beristirahat sejenak. Setelah dirasa cukup melemaskan otot-otot dan minum sekedarnya kami kemudian meneruskan perjalanan yang masih separo lagi.
Di wilayah Tegal kemacetan telah cair dan perut benar-benar sudah keroncongan. Kami memilih warung nasi Padang, yang kami rasa masakannya menggugah selera. Setelah kami memesan makanan selera makan yang semula tinggi sedikit terganggu oleh menu makanan yang ada dan dihidangkan apa adanya. Karena perut lapar sudah tak tertahan lagi maka kami pun langsung menyantapnya dengan setengah hati. Nafsu makanku benar-benar hilang ketika ayam goreng yang saya makan rasanya tidak seperti yang aku bayangkan dan aku biasa makan. Ayam tersebut terasa masih mentah, dan aku putuskan untuk berhenti makan. Tak lama kemdian temenku pun juga mengalami hal yang sama. Lebih nggak enak lagi ketika makanan itu saya bayar, nasi ayam 2 porsi + 3 gelas teh manis panas harganya Rp. 40.000,-.
Dengan sedikit kecewa kemudian kami meneruskan perjalanan yang masih panjang. Peristirahatan saya selanjutnya di Weleri (wilayah Kab. Batang) tepatnya sesudah alas roban. Kami berhenti di satu Masjid yang begitu megah dan bersih untuk melakukan sholat dzuhur. Jam menunjukkan pukul 13.30. Tepat jam 14.15 kami meneruskan perjalanan untuk masuk wilayah Kendal dan kemudian Semarang. Di Semaarang kami memutuskan untuk mampir ke saudaranya temenku, namun ternyata tidak ada, dan kami gagal untuk istirahat. Kami teruskan perjalanan dan sebelumnya isi bensin. Di SPBU tersebut saya lihat ada tukang es Cendol, dan saya pesan satu untuk saya minum hanya sekedar untuk mengisi perut dan mengurangi rasa kantuk. Oleh karena temen saya tidak ikut minum, maka segelas es cendol itupun langsung aku teguk hanya dalam hitungan detik, selanjutnya saya ngacir Semarang jogja aku tempuh dalam kecepatan 60 - 100 km/jam. Memasuki kota Magelang, maksud hati ingin motong jalan namun sial malah aku dapatkan karena kemacetan justru aku dapati. Keluar dari kota magelang jalanan mulai lancar kembali dan motorku pun aku pacu hingga mentok gas. Tepat jam 17.30 aku sampai di kampung halamanku di Dn. Kembang, Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Total jarak yang aku tempuh 602 KM dalam waktu 20 jam. Suatu pengalaman yang baru dalam hidupku. Dan dirumah itu aku disambut dengan suasanan keheranan dan tidak percaya dari keluargaku termasuk Bapak.

Kamis, 31 Juli 2008

TINGGAL CHRISTO YANG BERTAHAN

JAKARTA, 31 Juli 2008 - Indonesia tinggal menyisakan satu petenisnya yaitu Christopher Rungkat dibabak perempat final Indonesia Men's Future berhadiah total US$ 10.000 yang berlangsung tanggal 28 Juli - 3 Agustus 2008 di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta. Christo memastikan maju perempat final setelah hari ini menang dengan susah payah dalam pertarungan tiga set atas petenis unggulan ke enam Chu-Huan Yi asal Taipei. Diset pertama Christo pertandingan berjalan cukup seru dan alot dengan saling kejar mengejar angka 0-1, 1-1, 1-2, 2-2, 2-3, 3-3, 3-4, 4-4, 4-5, 5-5, 5-6 dan 6-6. Saat tie-break Christo ketinggalan lebih dahulu 0-1 dan kemudian disamakan menjadi 1-1 dan selanjutnya sempat unggul dengan 3-1 dan kemudian 4-2. Selanjutnya empat angka diperoleh oleh Chu-Huan Yi dan Christo kembali ketinggalan dengan 4-6. Meski sempat menambah angka menjadi 5-6 namun akhirnya set ini direbut oleh Chu-Huan Yi dengan 7-6(5).

Set kedua kembali terjadi kejar mengejar angka hingga kedudukan jadi 2-2, dan selanjutnya Christo tidak memberikan kesempatan pada lawannya untuk berkembang dan empat game berikutnya menjadi milik Christo dan merebut set kedua dengan 6-2. Pada set ke tiga lagi-lagi Yi merebut game pertama, namun tampaknya Christo telah mampu membaca permainan lawan dan lawan terus terdesak sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Set ketiga direbut Christo dengan mudah 6-1 sekaligus mengantarkannya ke babak perempat final.

Dinomor ganda Christo yang berpasangan dengan Ayrton Wibowo juga tak terbendung. Pasangan ini melangkah mulus ke babak semifinal setelah hari ini dibabak perempat final menang mudah atas pasangan I-Ta Chen/Hiu Tung Yu (TPE/HKG) dengan 6-1, 6-2.

Sementara itu Ayrton Wibowo dinomor tunggal terhenti dibabak kedua setelah hari ini dipecundangi oleh unggulan kedua asal Jepang Kento Takeuchi. Ayrton kalah dua set langsung 6-2, 6-1. Besok (Jum'at) pertandingan akan dimulai jam 9.30 untuk tunggal dan jam 13.30 untuk ganda.(kri).

Rabu, 30 Juli 2008

AYRTON IKUTI JEJAK CHRISTO

Ayrton Wibowo mengikuti jejak Christopher Rungkat melaju ke babak kedua Indonesia Men's Future berhadiah total US$ 10.000 yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta. Sehari sebelumnya Christo memastikan maju ke babak kedua setelah menang dua set langsung 7-5, 6-1 atas petenis Spanyol Alonso Rodriques.
Bertanding di Center Court dengan disaksikan oleh kedua orang tuanya yakni Tintus dan Suzanna Wibowo, Ayrton memenangi pertandingan babak pertama dengan mengalahkan petenis lucky-loser Chang-Hyun Kang asal Korea dengan rubber-set.
Mampu memenangi set pertama dengan 6-3, namun pada set kedua Ayrton yang bertanding dibabak utama melalui fasilitas wild card ini bermain kurang tenang sehingga harus kehilangan set kedua dengan 3-6. Pada set penentuan Ayrton kembali bangkit dan berhasil merebut set tersebut dengan 6-3.
Dibabak kedua besok Ayrton akan berhadapan dengan unggulan kedua Kento Takeuchi (ATP 624) asal Jepang yang pada hari ini mengalahkan petenis Australia Evan O'neil dengan 1-6, 6-3, 6-1.
Dinomor ganda Ayrton yang berpasangan dengan Christopher Rungkat juga berhasil melaju ke babak kedua setelah hari ini berhasil mengalahkan unggulan ke empat pasangan Dong-Whee Choi/Dylan Seong-Kwan Kim keduanya dari Korea dengan 6-4, 6-3. Dibabak perempat final besok pasangan ini akan berhadapan dengan I-Ta Chen/Hiu-Tung Yu (Taipei/Hongkong) yang sebelumnya mengalahkan ganda asal Thailand Pirakiat Siriluethaiwattana/Kitipong Wachiramanowong dengan 6-3, 6-0.
Sementara itu ganda Indonesia lainnya Elbert Sie yang berpasangan dengan Ryan Tanujaya gagal melangkah ke babak kedua setelah hari ini kalah atas pasangan Australia 6-7(3), 6-7(4).

ELBERT SIE TERSINGKIR

INDONESIA MEN'S FUTURES F-1: ELBERT SIE TERSINGKIR

JAKARTA, 29 Juli 2008 - Petenis tuan rumah Indonesia Elbert Sie yang menempati unggulan ke tujuh gagal melangkah kebabak kedua Indonesia Men's Futures F-1 yang berlangsung di Pusat Tenis Kemayoran Jakarta. Elbert disingkirkan oleh petenis asal Selandia Baru Mikal Statham dalam pertarungan tiga set 2-6, 7-6(3), 2-6.

Elbert Sie dari set pertama terus ditekan dan perolehan angkanya selalu tertinggal. Di set pertama meski sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2, namun karena terus mendapat tekanan Elbert Sie tidak dapat berbuat banyak dan harus menyerah dengan 2-6.

Diset kedua petenis yang pada PON XVII kemarin memperkuat tim Kalimantan Timur sempat bangkit dan memberi perlawanan dengan merebut set tersebut dengan 7-6(3). Pada set ketiga Elbert Sie terus tertekan dan mulai kehabisan stamina sehingga set ini kembali direbut oleh Statham dengan 2-6.

Sementara itu Christopher Rungkat yang pada pertandingan ini masuk melalui fasilitas wild-card berhasil mengalahkan petenis Spanyol R. Rodrigues Alonso. Christo menang 7-5, 6-1.

Dibabak kedua (Kamis) Christo akan berhadapan dengan pemenang antara unggulan ke enam Chu-Huan Yu asal Korea yang akan ditantang oleh petenis Jepang Satoshi Yoshino besok.

Satu petenis Indonesia lainnya Ayrton Wibowo baru bertanding besok (Rabu) dan akan berhadapan dengan Takahiro Ittogi asal Jepang. Besok pertandingan akan dimulai pukul 10.00 WIB

Sabtu, 26 Juli 2008

Menjalani Profesi Sebagai Pekerjaan

Dalam masyarakat sering didengar istilah PROFESI dan Pekerjaan. Namun jika melihat pengertiannya, kerap terjadi kesalah pahaman. Bahkan istilah profesi dan pekerjaan untuk sementara orang atau masyarakat dipahami memilii artinya atau punya pengertian yang sama. Kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda.
Untuk mengentahui lebih jauh, marilah lihat dari sudut bahasa. Pekerjaaan (occupation)adalah setiap aktivitas kerja, baik yang menghasilkan imbalan ataupun yang bersifat sukarela(tanpa imbalan). Istiah profesi (profess)berarti pengakuan atau merupakan pekerjaan salam pengertian khusus dan memenuhi persyaratan tertentu.
Menurut Carrsander (1933) dalam kuliahnya di Oxford Universiy berpendapat bahwa cikal bakal perkembangan profesi atau keahlian, dimulai pada masa Revolusi industri, yang kemudian berkembang atau tercipta berbagai jenis pekerjaaan baru yang disebut sebagai profesi.
Sedangkan ilmuwan lainnya mengemukakan perbedaan antara pekerjaan dan profesi ialah Louis Dembitz Brandels, pakar hukum dari Amerika Serikat.
Louis D Brandels (1944), disebutkan bahwa profesi adalah pekerjaan yang memerlukan persyaratan khusus antara lain meliputi :a. memiliki intelektual dalam ilmu pengetahuan atau sains serta mampu mengeuasaiketerampilan yang cukup.b. Untuk melakukan kegiatan, profesi harus mengikuti pendidikan dalam bidang ilmutersebut.c. Pekerjaan profesi ditujukan untuk memberikan pelayanan kepada orang lain ataupemakai jasa.d. Berhasilnya pekerjaan tersebut tidak diukur berdasarkan imblalan uang , tetapidiukur berdasarkan sampai seberapa jauh para pemakai jasa profesi terpenuhikebutuhannya.
Menurut pendidik dari AS, Abraham Flexner (1886-1959), suatu profesi harus memenuhi6 persyaratan, yaitu:a. Profesi merupakan pekerjaan intelektual,maksudnya menggunakan intelegensia yang bebas dan diterapkan atau dipraktikan pada persoalan/masalah dengan tujuan untuk memahami dan menguasainya.b. Profesi merupakan pekerjaan saintifik berdasarkan pengetahuan yang berasal dari sains.c. Profesi merupakan pekerjaan praktikal artinya bukan seluruh teori akademik,tetapi dapat diterapkan/dipraktikan (uji coba).d. Profesi terorganisr secara sistematis.e. Memiliki standar cara melaksanakannya dan mempunyai tolak ukur hasilnya.f. Altruisme yang brorientasi kepada masyarakat yang dilayaninya bukan kepadadiri profesionalDengan demikian profesi merupakan jenis pekerjaan tetap dan penuh. Artinya profesi merupakan pekerjaan yang layanannya diperlukan oleh masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi atau memenuhi kebutuhan mereka secara terus menerus. Tanpa layanan tersebut anggota masyarakat akan terganggu kehidupannya. Misalnya, tanpa profesi kepolisian,jaksa dan hakim ketentraman dan keadilan kehidupan masyarakat akan terganggu. Atau tanpa profesi kedokteran dan paramedis anggota masyarakat akan terancam hidupnya.
Standar profesi Orang yang melaksanakan profesinya dengan mengikut norma dan standar disebut sebagai profesional. istilah profesional dalam pengertia skill atau ketrampilam dan latihan khusus, bayaran atau gaji,pembentukan kelembagaan profesional, dan adanya kode etik yang mengatur praktik profesional. Oleh karena itu istilah profesional sehari hari sering digunakan sebagai kata keterangan. Misalnya berjiwa profesional dan perilaku profesional.Perlu diingat bahwa istilan profesional disini berbeda dengan istilah profesional dalam bidang olahraga. Istilah profesional dalam bidang olahraga artinya bayaran. Olahragawan profesional adalah orang yang pekerjaaannya bermain olahraga. Bermain olahraga merupakan cara mencari nafkah hidupIstilah profesional dalam olahraga merupakan lawan dari kata amatir yang berarti bukan bayaran. Olahragawan amatir adalah mereka yang melakukan olahraga sebagai hobi, tidak untuk mencari nafkah.Dengan demikian,istilah profesionalisme menunjukan ide,aliran,isme yang bertujuan mengembangkan profesi,agar profesi dilaksanakan oleh profesional dengan mengacu kepada norma norma standar dan kode etik srta memberikan layanan terbaik kepada klien.
Flexner mengatakan tentang konsep profesionalism,ialah:a. Orang yang berkerja dengan kemamouan intelek didasarkan pada suatu pengetahuanyang dapat diturun temurunkan antar generasi.b, Orang yang bisa menerapkan kemampuan intelek berdasarkan pengetahuan tersebutdidalam kehidupan masyarakat.c. Orang yang memakai kemampuan pada butir (b) di ats untukdimanfaatkan orang laindan masyarakat.d. Orang yang kemampuannya mengundang kemampuan teknik dan keterampilan untuk menyelesaikan suatu masalah dalam lingkungan kerja.e. Orang yang orientasinya meningkatkan kemampuan dan sumbangan kemampuan itukepada masyarakat bukan hanya meningkatkan keuntungan atau laba pribadi.
Ditulis oleh : AFR (www.afraturandang.blogspot.com)
(Diambil dari Majalah PRO Buletin Olahraga No. 06/2008 ditulis Oleh Drs. Taufik Fauzi,Kepala Bid.Pembinaan Badan Perpustakaan Jatim)

Entah Apa !

Penyelenggaraan suatu event atau turnament olah raga apapun selalu mempunyai gengsi. Gengsi tersebut timbul atas sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Ukuran sukses disini tentunya ditentukan pula oleh level atau tingkatan turnamen itu sendiri. Jadi ukuran sukses untuk turnamen kelas Future tidak bisa dibandingkan dengan turnamen kelas Grandslam ataupun tier 1. Sukses tidaknya suatu gelaran pertandingan akan mempengaruhi keberadaan sponsor. Sponsor akan terus mendukung bila dirasa penyelenggaraan sukses, namun sebaliknya sponsor akan lari bila penyelenggaraan tidak sukses.Di Indonesia turnamen tenis internasional tertinggi adalah tier III, yaitu turnamen yang disponsori oleh Commonwelth Bank yang digelar pada September mendatang. Pada event tersebut pihak panitia mengundang atau mendatangkan petenis-petenis top putri dunia untuk tampil di event yang digelar di pulau dewata itu. Dan hal ini bisa di simpulkan bahwa lebih utama dalam sukses penyelenggaraan. Dari sekian kali penyelenggaraan gelar juara baru sekali direbut petenis tuan rumah yaitu Angelique Widjaja pada tahun 2002. Sesudah itu petenis tuan rumah hanya bisa turun pada event tersebut dengan fasilitas wild card, dan hasilnya kita sudah tahu semua. Petenis tuan rumah kalah kelas dan langsung tersingkir dibabak-babak awal.Dibulan Juli ini diselenggarakan pula turnamen tenis khusus putra yaitu Indonesia Men's Future. Turnamen ini tergolong sebagai turnamen kelas paling rendah dengan memperebutkan total hadiah US$ 10.000. Dari daftar peserta hanya muncul nama Elbert Sie yang langsung diterima dibabak utama. Sedangkan dibabak kualifikasi tak tampak satu pun nama petenis tuan rumah. Timbul dalam benak saya, kemana petenis tuan rumah? Apakah mereka kelelahan usai menjalani pertandingan PON XVII di Balikpapan? Dari informasi yang diperoleh bahwa selain Elbert Sie, dibabak utama nanti dua petenis Indonesia lainnya juga akan tampil yaitu Christopher Rungkat dan Ayrton Wibowo. Keduanya masuk babak utama melalui fasilitas Wild-card. Sejenak kita lupakan Elbert sie, Christo serta Ayrton, kita beralih ke petenis-petenis Indonesia lainnya kenapa tidak ada dalam list daftar peserta? Setelah saya liat kalender Turnamen Diakui PELTI (TDP) terdapat empat pertandingan kelas future yang bakal digelar sepanjang tahun 2008. Upaya PB PELTI tetap menggelar turnamen tersebut yang notabene dua turnamen tanpa sponsor dirasa suatu keputusan yang sangat membanggakan sebagai upaya tetap mempertahankan turnamen tersebut. Karena bila suatu turnamen internasional yang telah dihapus oleh ITF, biasanya akan sulit untuk membuat turnamen serupa ditahun-tahun mendatang. Karena turnamen yang telah dihapus biasanya diisi oleh pihak atau negara lain yang juga ingin menggelar turnamen dengan kelas yang sama.Upaya PB PELTI mempertahankan event tersebut tentunya tidak terlepas dari program pembinaan untuk para petenis Indonesia. Namun bila melihat kenyataan yang ada, bahwa turnamen ini diikuti oleh mayoritas petenis asing, benarkah ini sebagai pembinaan? Antusiasme petenis Indonesia pada pertandingan tenis nasional seperti Piala Gubernur dan Sportama series seakan langsung hilang begitu penyelenggaraan PON di Kalimantan Timur usai. Dan para petenispun kini entah kemana? Apakah mereka kembali berhitung untuk ikut turnamen future? Sebab kita tahu bahwa untuk mengikuti pertandingan tenis Internasional kini setiap petenis harus memiliki IPIN. Setiap petenis juga harus membayar iuran tahunan agar IPIN tersebut berlaku. Sebab apabila tidak membayar iuran tahunan dan diketahui ikut suatu turnamen internasional maka petenis tersebut akan didenda. Adakah hubungan sebab akibat antara PON, IPIN dengan minimnya minat petenis Indonesia mengikuti pertandingan tenis Men's Future kali ini. Sebab bila kita menengok ke belakang jumlah peserta pertandingan tenis sebelum digelar PON XVII yaitu Piala Gubernur KDKI Jakarta dan Sportama Series beberapa bulan yang lalu sangat banyak. Sebagian banyak orang sudah bisa menebak apa hubungan sebab akibat antara ketiganya. Sebagai upaya pembinaan agar setiap penyelenggaraan turnamen tidak sia-sia perlu langkah nyata dari hasil suatu pemikiran bersama. Pembinaan tidak boleh putus dan tidak boleh instan dari junior hingga jenjang senior. Wujudnya bisa dengan mengirim petenis ke berbagai turnamen ataupun menggelar pertandingan baik itu yunior maupun senior. Dan yang tak kalah penting adalah menanamkan pola pikir yang maju bahwa tenis sebagai investasi. Suatu investasi mengandung resiko dua kemungkinan yaitu untung dan rugi. Pemikiran investasi yang maju tentunya dengan perhitungan yang matang. Investasi hari ini, tidak mungkin mendapatkan hasil hari ini pula. Didunia tenis investasi berkisar antara 7 - 15 tahun atau bahkan lebih baru akan didapat hasil investasi itu.

Kamis, 17 Juli 2008

Kemana Atlet setelah PON

PON XVII telah usai dan Christo menggondol tiga medali emas untuk Tim PON DKI Jakarta. Secara matematis raihan ini merupakan raihan medali terbanyak yang disumbangkan oleh seorang Christo yang merupakan atlet yunior. Hal tersebut melampui raihan medali para seniornya. Tak rugi bagi tim DKI Jakarta memulangkan Christo lebih cepat dari ajang tenis paling bergengsi Wimbledon Championship yang berlangsung di London Inggris. Hadirnya seorang Christo merebut tiga medali emas merupakan buah pembinaan atlet DKI Jakarta khususnya.
Terlepas dari keberhasilan pembinaan atlet, tak ada yang tahu berapa target emas yang dibebankan kepada seorang Christo dalam ajang PON XVII Kalimantan timur. Meraih medali merupakan suatu tanggung jawab seorang atlet kepada daerahnya yang diwakili. Dan prestasi Christo di ajang PON XVII menjawab keraguan publik tenis yang kecewa mengapa seorang Christo lebih mementingkan PON daripada event yang lebih besar yaitu Wimbledon. Hanya seorang Christo dan mungkin Tim PON DKI Jakarta yang tahu jawabnya. Banyak spekulasi anggapan miring bahwa atlet kita lebih mementingkan materi atau bonus yang sifatnya hanya sesaat ketimbang pengalaman bertanding dievent sebesar Wimbledon.
Bila saya diposisi Christo mungkin juga akan bingung memilih, akan terus tetap bertahan di Wimbledon atau pulang ke Indonesia untuk kemudian terbang ke Balikpapan mengikuti PON XVII. Hal itu merupakan tanggung jawab pribadi seorang Christo, dan apapun sikap yang diambil sudah barang tentu dengan banyak pertimbangan.
Bicara soal tanggung jawab sebagai atlet, seorang Christo yang dibilang masih junior dia telah menunjukkan tanggung jawabnya dengan merebut tiga medali emas untuk timnya. Tapi apa tanggung jawab untuk menyumbangkan medali emas PON harus dibebankan kepada seorang Christo saja. Sedangkan Christo juga mempunyai tanggung jawab yang lebih besar mempertaruhkan nama negaranya diajang Wimbledon.
Semua orang tahu bahwa Christo adalah aset negara yang kelak akan menjadi atlet yang besar. Menjadi atlet yang besar butuh pengorbanan baik materi dan yang lainnya. Tapi haruskah mental seorang pahlawan yang telah tiga kali memperkuat tim Davis Cup Indonesia ini digerogoti oleh kepentingan yang lebih kecil.
Masalah Christo mungkin tidak akan habis dan menarik untuk diperdebatkan. Namun kita juga musti fair dan mengakui ketangguhan Christo diajang PON. Lalu gimana dengan atlet yang lain? Sudahkah mereka memberikan yang terbaik bagi daerahnya. Juara hanya satu. Tak sedikit daerah yang mencomot atlet dari daerah lainnya dan tak sedikit masalah yang timbul untuk mendapatkan atlet yang diinginkan. Maksud hati ingin mendapatkan yang terbaik, dan sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa semua dengan perjanjian-perjanjian yang tentunya hanya diketahui oleh atlet dan daerah yang meminangnya. Apa untung ruginya, pasti ada.
Pertama, atlet daerah itu sendiri secara tidak langsung dikerdilkan dan tidak diberi kesempatan untuk mewakili daerahnya meski atlet tersebut notabene atlet terbaik didaerah tersebut. Kedua, daerah yang merekrut tentu harus mengeluarkan dana lebih besar dibandingkan memakai atlet daerah itu sendiri karena harus menanggung banyak beban. Dan yang terakhir mungkin daerah itu akan merasa ditipu apabila si atlet tidak dapat mencapai hasil sesuai target yang diinginkan.
Dampaknya setelah event selesai maka si atlet dilepas lagi dan bisa bebas terbang ke daerah lain. Bila berkaca pada multi event yang lebih besar, pihak PB PON atau dalam hal ini KONI hendaknya membuat peraturan baku mengenai perpindahan atlet ke daerah lain. Salah satunya persyaratan kepindahan adalah bahwa si atlet belum pernah memperkuat tim PON daerah lain. Sehingga dengan demikian para atlet junior akan berlomba-lomba untuk berprestasi setinggi-tingginya dengan harapan bisa memperkuat tim daerahnya diajang PON, atau dalam skala lebih besar nantinya bisa mewakili negaranya dalam event internasional.
Jadi sudah sewajarnya seorang Christo terbang ke event yang lebih besar lagi bukan di PON. Karena sebagai ajang pembinaan dan pengujian para atlet nasional untuk selanjutnya melangkah ke event yang lebih besar. Maka pembinaan yunior yang harus dikedepankan oleh setiap daerah dan cabang olah raga bila ingin mencapai apa yang diamanatkan oleh Presiden RI dalam pembukaan PON XVII agar PON kali ini sebagai arena kebangkitan olah raga Indonesia. Ayoo..bangkit raih medali PON dan terus terbang tinggi raih prestasi dunia.

Selasa, 15 Juli 2008

Bangkitkah PON XVII?

Momen-momen sejarah negeri ini sering dijadikan sebagai bahan untuk tema kegiatan yang dilangsungkan untuk menarik perhatian banyak kalangan. Yah seperti PON kali ini, yang mendengungkan masalah kebangkitan Prestasi olahraga Indonesia, dan moment tersebut dikaitkan dengan 100 tahun hari kebangkitan nasional Indonesia.
Mungkinkah Indonesia bangkit? Ya segala kemungkinan itu bisa saja terjadi. Tapi apa kebangkitan itu bener bisa sekarang dicapai. Dasar-dasar kebangkitan suatu prestasi olahraga itu tidak dapat dicapai hanya dalam kurun waktu 2-4 tahun. Sedangkan dasar itu belum dibuat, kebangkitan itu bisa dibilang hanya wacana. Sebuah wacana yang tidak ada transparasinya alias gelap dan tanpa tujuan.
Kalau memang PON kali ini tujuannya sebagai kebangkitan olahraga Indonesia tentunya atlet jebolan PON atau peraih medali emas PON dapat membuktikan diri di dunia internasional bahwa olah raga Indonesia telah bangkit. Hal tersebut tentunya dapat ditunjukkan dengan prestasi olahraga didunia internasional dan bukan hanya nasional.
PON akan menjadi dasar atau tonggak kebangkitan olahraga Indonesia apabila para atlet yang turun di PON adalah atlet PON binaan setiap daerah yang ingin menunjukan kepada seluruh rakyat negeri ini sebagai aset masa depan nasional untuk dapat berkiprah di olahraga internasional.
Kenyataannya banyak daerah yang mencomot atlet dari daerah lain yang notabene usianya pun telah uzur sebagai seorang atlet. Gimana mau bangkit didunia kalau usia telah uzur. Salahkan atlet itu. Atlet adalah obyek yang seharusnya aktif untuk memperjuangkan dan menunjukkan prestasi tidak hanya karena bonus yang besar dari sekeping medali.
PON kali ini bisa dianggap sebagai pesta olahraga yang justru mengkerdilkan atlet. Gimana mo bangkit kalo atletnya jadi kerdil.
Bila PON kali ini sebagai ajang kebangkitan olahraga Indonesia, hendaknya atlet yang kecil dibina dan dibesarkan dengan memberi kesempatan bertanding di PON. Itu sebabnya kenapa PON kali ini saya sebut sebagai mengkerdilkan atlet. Atlet yang kecil dan berprestasi didaerah tidak diberi kesempatan untuk tampil di event yang lebih besar, tapi dibunuh karakternya dengan mendatangkan atlet dari daerah lain.
Pemahaman tentang makna PON tampaknya tidak didalami oleh para pembina dan atlet itu sendiri. Atau bisa dikatakan bahwa atlet junior kita sebagai serumpun padi yang sedang tumbuh namun dibenamkan dalam kubangan lumpur sebelum tumbuh bangkit dan berkembang. Yang pada akhirnya negeri ini tak pernah bisa menuai atlet yang bagus dan berprestasi dunia.

Rabu, 07 Mei 2008

PERJALANAN

Perjalanan selalu beriringan dengan waktu, tapi tak sedikit yang berburu dan berpacu dengan waktu. Orang hidup tak lepas dari takdir. Namun orang juga bisa mengubah takdir. Batas waktu orang tak akan ada yang tahu. Begitu juga dengan batas hidup. Maka tak sedikit orang yang pasrah akan takdir, namun tak sedikit pula yang ingin mengubah takdir.
Manusia diciptakan oleh Tuhan dimuka bumi ini untuk hidup. Hidup disini tidak sekedar hidup. Setiap manusia diwajibkan bekerja untuk mencari sumber penghidupan yaitu makan dan sandang. Dalam hidup manusia tak dapat sendiri. Manusia sangat tergantung dengan alam, dengan sesama manusia dan makhluk lain dimuka bumi ini.
Banyak orang yang salah mengartikan bahwa alam ini diciptakan untuk manusia hanya untuk sekedar dimanfaatkan. Lebih dari itu, manusia harus bisa menjaga dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Alam akan murka bila manusia tidak bisa merawatnya. Makhluk hidup lain juga akan membuat manusia binasa untuk selamanya bila manusia tak dapat menjaganya.
Perjalanan hidup setiap individu memang beda-beda. Orang jawa bilang bahwa kehidupan itu ibarat roda yang berputar. Kadang diatas, kadang dibawah dan kadang disamping. Hal tersebut mereka artikan bahwa manusia akan mencapai puncak kejayaan bilamana berada pada posisi diatas, begitu pula sebaliknya manusia akan pada posisi yang paling sulit bila diposisi bawah.
Filosofi diatas saat ini tak dapat diartikan demikian. Banyak orang sekarang diliat dari materi dan segalanya melebihi manusia yang lain. Memang selama ini orang menilai berhasil tidaknya seseorang dalam penghidupan masih diukur dari kecukupan materi. Mereka lupa akan bathin mereka yang sebenarnya banyak menanggung hutang. Belum lagi dengan timbulnya penyakit yang saat ini sudah sangat banyak macamnya. Orang kaya tentu tidak mau berobat dirumah sakit yang kecil dengan alasan yang kadang sepele.
Tuhan itu maha adil, Tuhan tidak akan menguji umat-NYA melebihi batas kemampuannya. Orang juga kadang tidak sadar bahwa setiap masalah yang timbul dalam kehidupan sehari-harinya adalah ujian. Jadi secara otomatis kita sebagai umat-NYA wajib menerima dan menjalaninya dengan keikhlasan hati.
Kita hidup dalam ekonomi pas-pasan itu berkah. Hidup dalam bergelimang harta juga berkah, bahkan hidup dalam kesusahan itu juga membawa berkah. Tergantung kita menghadapi dan menjalaninya secara tabah dan ikhlas. Manusia punya rencana, Tuhanlah yang menentukan; maka manusia juga harus bisa menahan diri, mawas diri menerima segala cobaan yang diberikan oleh-NYA.

Kamis, 24 April 2008

PERTANDINGAN vs PESERTA

Maraknya pertandingan tenis baik skala kecil sekelas Persami maupun skala nasional (TDP) memberikan warna tersendiri dalam perkembangan tenis Indonesia saat ini. Keadaan tersebut memungkinkan bagi para atlet untuk menambah pengalaman bertanding dan mengumpulkan point bagi atlit.


Diluar itu untuk petenis senior disamping kedua hal tersebut tentunya akan menjadi lumbung untuk mengeruk rupiah disepanjang tahun 2008. Tercatat sampai bulan April ini sudah 6 pertandingan yunior dan 4 pertandingan senior. Atau kalau melihat lebih jauh dalam kurun waktu 2008 ini terdapat 29 pertandingan junior dan 21 pertandingan senior putra-putri. Banyaknya pertandingan senior maupun yunior tidak sebanding jumlah peserta yang semakin meningkat. Kalaupun ada peningkatan jumlah peserta utamanya dikelompok senior dikarenakan tahun ini akan diselenggarakan PON, yang menurut rencana jatuh pada bulan Juli. Sehingga banyak petenis memanfaatkan moment tersebut sebagai ajang try out atau latih tanding. Maka membludaklah peserta pertandingan tenis di sektor senior. Pertandingan senior yang selama diikuti oleh 100 peserta putra dan 30-an pserta putri. Di bagian junior yang memperandingkan beberapa kelompok umur jumlah peserta saat ini hanya pada kisaran 200-300 peserta.


Idealnya dalam suatu pertandingan jumlah peserta adalah 180% dari jumlah kuota babak utama.


Sabtu, 12 April 2008

Kebiasaan (1)

Tanpa disadari ataupun tidak setiap orang mempunyai kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu kebiasaan buruk maupun kebiasaan yang baik. Tentunya kebiasaan buruk hendaklah kita tutupi atau sebisa mungkin untuk dihilangkan. Karena pada umumnya yang namanya kebiasaan buruk itu mempunyai efek yang negatif baik itu bagi diri sendiri ataupun orang lain.
Sebaliknya kebiasaan baik tentu akan mendatangkan suatu image atau efek yang positif bagi pelaku ataupun bagi orang lain. Sebagai manusia Indonesia yang mempunyai tingkat kepedulian terhadap sesama yang tinggi tidak akan terlepas dari budaya ketimuran yang cenderung lebih sopan.
Dalam dunia olahraga kebiasaan-kebiasaan seorang atlet akan sangat berpengaruh terhadap prestasi dan perjalanan karir sebagai atlet. Kebiasaan akan secara alami mengalir dalam segala bentuk kegiatan yang dijalankan, mulai dari tidur, bangun tidur hinggu mau tidur kembali.

Rabu, 19 Maret 2008

Profesional Dimulai Dari Rumah

Banyak orang yang mengucapkan atau bahkan menyatakan atau menganggap dirinya sebagai profesional. Tapi lepas dari itu tanpa disadarinya hal itu justru tidak mencerminkan suatu profesionalisme. Profesional itu timbul dari diri sendiri dimulai dari kita memulai suatu hari yaitu dari bangun tidur sampai balik ke tidur lagi.

Maksudnya?! Tidak dapat dikatakan sebagai professional bila kita bangun harus dengan pertolongan orang lain atau alat untuk membangunkan kita dari tidur.

Banyak orang jawa mengatakan bahwa tabu kita memulai suatu kegiatan hari ini setelah ayam mulai berkeliaran, karena rejeki kita akan lebih dahulu dipatok atau diambil ayam. Jadi apa maksudnya, sebisa mungkin kita bangun selagi ayam berkokok dipagi hari dan segera bersembahyang (red. sholat shubuh bagi umat muslim) dan selanjutnya memulai kegiatan hari ini.

Seperti disebut diatas, jangan biasakan kita mengisi kegiatan hari ini atau melakukan sesuatu pekerjaan atau kegiatan hari ini dengan mengandalkan orang lain, pembantu misalnya. Suatu pekerjaan yang selesai dengan dikerjakan sendiri tentunya akan lebih berharga dibanding dengan hasil kerja yang dibantu oleh orang lain. Hal ini tentunya tidak mengesampingkan bahwa keberhasilan seseorang itu butuh orang lain. Disini kadang orang salah meng'artikan. Idealnya suatu prestasi kerja adalah hasil jerih payah diri sendiri dan hasilnya berguna bagi semua orang, sehingga orang lain dapat menghargai prestasi kerja kita.